Bandara Internasional Dubai Akan Ditutup Permanen pada 2035, Apa Dampaknya bagi Jemaah Umrah?

Dilansir dari Kompas Travel, Bandara Internasional Dubai (Dubai International Airport/DXB) akan menghentikan operasionalnya secara permanen pada tahun 2035. Kebijakan ini merupakan bagian dari rencana besar Pemerintah Dubai untuk memindahkan seluruh aktivitas penerbangan ke Bandara Internasional Al Maktoum (Dubai World Central/DWC) yang memiliki kapasitas lebih besar dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara di masa depan.
Kabar ini menarik perhatian masyarakat dunia, termasuk calon jemaah umrah dan wisatawan asal Indonesia yang kerap menjadikan Dubai sebagai kota transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju Arab Saudi. Meski demikian, penutupan DXB bukan berarti akses menuju Timur Tengah akan berkurang, melainkan menjadi bagian dari transformasi infrastruktur penerbangan Dubai.

Mengapa Bandara Internasional Dubai Ditutup?

Selama beberapa dekade terakhir, Bandara Internasional Dubai dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia. Lokasinya yang strategis menjadikan DXB sebagai pusat transit bagi jutaan penumpang internasional setiap tahunnya.

Namun, pertumbuhan jumlah penumpang yang sangat pesat membuat kapasitas bandara semakin terbatas. Di sisi lain, posisi bandara yang berada di tengah kawasan perkotaan membuat perluasan fasilitas menjadi sulit dilakukan.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Dubai memutuskan untuk memindahkan seluruh operasional penerbangan ke Bandara Internasional Al Maktoum yang memiliki lahan jauh lebih luas dan memungkinkan pengembangan infrastruktur dalam skala besar.

sourche: https://travel.detik.com

Bandara Al Maktoum Disiapkan Menjadi Hub Penerbangan Masa Depan

Bandara Internasional Al Maktoum atau Dubai World Central telah diproyeksikan sebagai pusat penerbangan baru di Uni Emirat Arab. Bandara ini dirancang untuk mampu melayani jumlah penumpang yang jauh lebih besar dibandingkan DXB.

Selain kapasitas terminal yang lebih luas, kawasan bandara juga akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi sehingga memudahkan mobilitas penumpang menuju pusat Kota Dubai maupun wilayah sekitarnya.

Pembangunan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Dubai untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat perdagangan, pariwisata, dan penerbangan internasional terbesar di dunia.

Apa Dampaknya bagi Jemaah Umrah dari Indonesia?

Bagi calon jemaah umrah, kabar ini sebenarnya tidak perlu menjadi kekhawatiran. Banyak penerbangan dari Indonesia menuju Arab Saudi yang menggunakan Dubai sebagai kota transit, terutama melalui maskapai internasional.

Karena penutupan DXB baru akan dilakukan sekitar tahun 2035, operasional penerbangan menuju Dubai masih berlangsung seperti biasa dalam beberapa tahun ke depan. Setelah proses perpindahan selesai, maskapai diperkirakan hanya akan mengalihkan operasionalnya ke Bandara Al Maktoum.

Artinya, perjalanan menuju Tanah Suci tetap dapat dilakukan tanpa perubahan yang signifikan. Penumpang hanya perlu menyesuaikan informasi bandara keberangkatan atau kedatangan yang tercantum pada tiket penerbangan.

Proses Transisi Dilakukan Secara Bertahap

Pemindahan operasional bandara tidak dilakukan secara mendadak. Pemerintah Dubai memiliki waktu yang cukup panjang untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur serta mempersiapkan perpindahan seluruh maskapai penerbangan.

Selama masa transisi, berbagai layanan pendukung seperti transportasi, logistik, hingga sistem operasional bandara akan disesuaikan secara bertahap agar aktivitas penerbangan tetap berjalan lancar dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang.

Gambar2: Jamaah InsanQolbu

Apa yang Perlu Diperhatikan Calon Wisatawan?

Bagi wisatawan maupun jemaah umrah yang berencana melakukan perjalanan dalam waktu dekat, tidak ada perubahan yang perlu dikhawatirkan. Jadwal penerbangan menuju Dubai maupun Arab Saudi masih berjalan normal sesuai dengan ketentuan masing-masing maskapai.

Namun, bagi yang merencanakan perjalanan dalam beberapa tahun mendatang, ada baiknya selalu memperbarui informasi terkait bandara tujuan, terutama menjelang masa transisi operasional ke Bandara Al Maktoum.

Kesimpulan

Rencana penutupan permanen Bandara Internasional Dubai (DXB) pada tahun 2035 merupakan langkah strategis Pemerintah Dubai dalam menghadapi pertumbuhan industri penerbangan global. Seluruh operasional nantinya akan dipindahkan ke Bandara Internasional Al Maktoum yang memiliki kapasitas lebih besar dan infrastruktur yang lebih modern.

Bagi jemaah umroh dan wisatawan asal Indonesia, perubahan ini diperkirakan tidak akan memengaruhi akses perjalanan menuju Arab Saudi secara signifikan. Yang berubah hanyalah lokasi bandara di Dubai, sementara layanan penerbangan akan tetap tersedia melalui bandara baru yang telah dipersiapkan sebagai pusat penerbangan masa depan.

Apabila Anda sedang merencanakan perjalanan umroh, pastikan memilih biro perjalanan yang terpercaya serta selalu mengikuti perkembangan informasi terbaru mengenai kebijakan penerbangan dan regulasi perjalanan ke Arab Saudi.

Insan Qolbu Travel berkomitmen menghadirkan informasi terkini seputar umroh, haji, serta berbagai tips perjalanan ibadah untuk membantu calon jemaah mempersiapkan keberangkatan dengan lebih baik. Selain menyajikan artikel informatif, Insan Qolbu Travel juga menyediakan berbagai pilihan paket umroh yang nyaman, aman, dan didampingi oleh tim profesional.

FAQ

1. Benarkah Bandara Internasional Dubai akan ditutup permanen?

Ya. Bandara Internasional Dubai (DXB) direncanakan akan menghentikan operasionalnya secara permanen pada sekitar tahun 2035. Seluruh aktivitas penerbangan nantinya akan dipindahkan ke Bandara Internasional Al Maktoum (DWC) yang memiliki kapasitas lebih besar.

2. Mengapa Bandara Internasional Dubai ditutup?

Penutupan dilakukan karena Bandara Internasional Dubai sudah menghadapi keterbatasan ruang untuk melakukan pengembangan. Pemerintah Dubai memilih memusatkan operasional di Bandara Al Maktoum yang memiliki lahan lebih luas dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan penerbangan jangka panjang.

3. Apakah penutupan DXB akan memengaruhi perjalanan umrah?

Untuk saat ini tidak. Bandara DXB masih akan beroperasi hingga sekitar tahun 2035. Setelah proses perpindahan selesai, maskapai hanya akan mengalihkan operasional ke Bandara Al Maktoum sehingga perjalanan umrah tetap dapat berlangsung seperti biasa.

4. Apa itu Bandara Internasional Al Maktoum?

Bandara Internasional Al Maktoum (Dubai World Central/DWC) adalah bandara yang sedang dikembangkan sebagai pusat penerbangan utama Dubai. Bandara ini dirancang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan DXB serta dilengkapi infrastruktur modern untuk melayani pertumbuhan jumlah penumpang di masa depan.

5. Apakah wisatawan Indonesia perlu mengubah rencana perjalanan ke Dubai?

Tidak perlu. Jika perjalanan dilakukan dalam beberapa tahun ke depan, operasional Bandara Internasional Dubai masih berjalan normal. Namun, menjelang tahun 2035, wisatawan disarankan untuk selalu memeriksa informasi terbaru dari maskapai mengenai bandara keberangkatan atau kedatangan.

6. Kapan perpindahan operasional bandara akan dimulai?

Proses perpindahan dilakukan secara bertahap seiring pengembangan Bandara Al Maktoum. Pemerintah Dubai akan menyesuaikan operasional maskapai dan infrastruktur secara bertahap hingga seluruh aktivitas penerbangan resmi dipindahkan pada sekitar tahun 2035.